Jriiit… Republik Jaim bermetamorfosis

17 04 2008

Mulai sekarang jangan pernah remehkan Republik Jaim. Kini ia bukan lagi ulat yang menjijikkan atau sebuah kepompong yang mudah keropos dan hancur.

Republik Jaim sudah bermetamorfosis. Sudah menjadi seekor kupu-kupu yang cantik dengan warna-warni di sekujur sayapnya yang setiap orang selalu berusaha ingin menatap dan menangkapnya.

Setelah sebelumnya ber-okulasi alias kawin-silang dengan Republik Pacul dan berencana mendirikan sebuah negara baru, namun jalannya tak selalu mulus. Kini cita-cita sang dewa kayangan dan presiden kedua republik itu terpenuhi sudah. Disepakati negara itu bernama Republik Plerok atau republik yang selalu dilirik.

Setelah tarik-ulur kepentingan selama beberapa lama, maka secara resmi tanggal 16 April 2008 ditetapkan sebagai “kick-off” berdirinya Republik Plerok yang didukung penuh oleh sang dewa kayangan.

Penduduk Republik Jaim kini tidak lagi sembilan orang, namun sudah hampir 30 jiwa. Lebih dari 300 persen kenaikan angka pertumbuhannya. Pertumbuhan pendudukan yang tinggi ini bukan dihasilkan dari fertilitas penduduknya, namun karena adanya migrasi besar-besaran dari republik Pacul.

Dukungan dari dewa kayangan tak tanggung-tanggung, ia menyatakan langsung berada di belakang republik ini dan siap membantu segala keperluan yang dibutuhkan oleh republik yang hampir sempat terhapus dari peta negeri-negeri kayangan.

Baca entri selengkapnya »