Family gathering atau duduk bareng di pinggir pantai

3 01 2008


F
amily gathering keluarga besar Perum ANTARA yang waktunya berbarengan dengan tutup tahun 2007 mudah-mudahan bisa menjadi cerita dan kenangan akhir tahun yang manis, khususnya buat seluruh karyawan di perusahaan BUMN milik pemerintah ini.

Kesempatan yang nggak tiap tahun datang boleh dong disambut dengan tangan terbuka. Apalagi transportasi dan konsumsi ditanggung kantor. Juga melimpahnya door prize yang disediakan panitia menjadi penyemangat, meski saat ini musim hujan dan gelombang pasang.

Lagian juga kalau ke Ancol pakai ongkos sendiri, kayaknya berat deh. Tau sendiri di Ancol segalanya serba mahal. Buat gue yang low-class worker dan berkantong pas-pasan, sepertinya malas berkunjung ke lokasi rekreasi di ibukota. Maksudnya malas ngeluarin duit.

Lumayan lama juga kantor gue nggak ngadain acara kayak beginian. Terakhir tahun 2002 di Waterboom, Cikarang. Jadi kalo diitung-itung udah lima tahunan keluarga besar kantor gue nggak bisa piknik gratisan. Ooo.. jadi piknik cuma ngandelin ‘kemurahan’ kantor doang. Auk ah… gelap.

Ada 2000-an jiwa yang mendaftar ke panitia. Semuanya keluarga besar kantor gue. Tinggalnya mencar-mencar. Ada di seluruh pojok Jabodetabek. Umumnya sih tinggal di perumahan, jadi mengkoordinir urusan transportasinya lebih gampang. Buat mengangkut mereka udah disiapin 29 bus.

Untuk urusan transportasi dan konsumsi bolehlah panitia diacungi jempol, karena bus-bus yang disediakan cukup baik (minimal nggak kipas-kipas kepanasan) dan nggak ada keluhan soal kurangnya konsumsi.

Acara yang dipusatkan di pantai carnaval itu dimulai jam 09.00 pagi dengan sambutan dari direktur utama, dan ketua panitia. Sayangnya waktu yang tersedia didominasi oleh cuap-cuap host yang bikin boring. Udah gitu… eh ditambah ada acara ulang tahun lagi. Hanya karena berharap door prize, banyak peserta yang kebanyakan anak-anak dan para pensiunan harus duduk manis ‘ditamparin’ angin laut. Banyangkan, selain didera angin laut empat jam lebih, mata dan kuping bolak-balik terkonsetrasi pada pengumuman undian di panggung dan sobekan potongan door prize.

Kira-kira jam setengah dua siang ‘acara duduk-duduk bareng keluarga’ kelar digelar. Krkhk… krkkh… (nih ceritanya bunyi pinggang yang lagi dilurusin).

Namun, waktu yang ditentukan panitia cuma sampai jam tiga sore. Sisa yang tinggal kurang dari dua jam tidak cukup buat para pensiunan yang ingin membahagiakan cucunya berkeliling Ancol. Bapak yang dari rumah sudah meniatkan mengajak anaknya untuk melihat pentas lumba-lumba juga diurungkan.

Jangankan berkeliling, buat berjalan menuju ke salah satu wahana saja, waktu sudah habis. Belum lagi antrenya. Bisa-bisa ditinggalin bus. Emang mau, pulang naik mikrolet atau metromini?

Ada yang nyeletuk, kenapa nggak dari pagi aja kelilingnya? Wah ini pendapat ada benarnya, tapi ‘limpahan’ hadiah yang digadang-gadang panitia membuat sebagian besar peserta gathering –sekali lagi– duduk manis di tempat masing-masing.

Nggak munafik lah, setiap orang pasti menginginkan hadiah, apalagi mereka yang punya feeling akan ketiban rejeki hari itu, terpaksa ‘tersandera’ hanya untuk menunggu pengumuman door prize dari pembawa acara. Syukur, hadiah sudah semua habis dibagikan kepada yang nomor door prize-nya keluar, mulai dari karyawan tetap, honorer sampai pensiunan kebagian semua. Bahkan ketua panitia pun kebagian hadiah utama sebuah sepeda motor. Wus.. wus.. yang lain makin jauh ketinggalan.

Terus terang, gathering kali ini acaranya membosankan. Garing, bikin badan pegal-pegal karena kelamaan duduk. No artists, no entertainment. Waktu buat ngajak jalan-jalan keluarga nggak ada.

Sekedar usul, lain kali baiknya acara digelar di lokasi yang luas, dimana anak-anak bisa bermain leluasa, waktu yang disediakan pun lebih longgar. Waterboom dan Taman Safari pilihan yang baik tuh. Ah.. pake usul segala emang elo siapa? Yee… namanya usul, boleh dong.

Anyway, congrats to Perum ANTARA for the 70th anniversary, dan selamat buat yang dapat door prize, minimal ada kenang-kenangan yang dibawa pulang. Yang belum dapat, barangkali tahun depan rejekinya. Itupun kalau kantor punya dana.

Dari itu berdoalah semoga memasuki tahun 2008 ini, Perum ANTARA makin maju dan bisa memakmurkan karyawannya.

 

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: