Berharap Tuah Sang Raja

17 01 2011

 

Ada sesuatu yang berbeda di Old Trafford saat Manchester United menjamu Liverpool di babak ketiga Piala FA pekan lalu. Sebuah spanduk hitam besar bertuliskan “King Kenny Returns” menghiasi salah satu sudut stadion berkapasitas 76.000 tempat duduk itu. Suporter Liverpool tak henti-hentinya menyerukan nama sang raja dan menyambut kehadirannya dengan standing applause.

Meski Liverpool kalah 0-1 dan gagal melaju ke babak berikutnya, para liverpudlian masih menggantungkan harapan pada sang legenda. Karena bagi mereka, hanya ada satu nama yang dianggap mampu mengembalikan kejayaan klub ini. Bukan Ian Rush, meski Rush selama karirnya telah menyumbang 346 gol. Bukan pula sang dewa, Robbie Fowler, yang pernah membela The Reds dalam 369 pertandingan dan menorehkan 120 gol. Satu nama itu adalah Kenny Dalglish.

Dalglish dianggap sebagai sosok yang paling mengetahui kondisi “luar-dalam” Liverpool. Keberhasilannya menyabet tiga gelar juara saat melatih klub itu (1985-1991) dinilai mampu mengentaskan Liverpool dari keterpurukan dan ancaman degradasi.

Akhirnya keinginan sebagian besar suporter agar pemilik Liverpool memanggil Dalglish terkabul. Mantan striker The Reds itu ditunjuk untuk menggantikan Roy Hodgson yang dinilai gagal mengangkat prestasi klub berlambang burung liver itu. Liverpudlian menilai Hogdson belum mampu menukangi klub sebesar Liverpool. Hodgson mereka ibaratkan sebagai “seekor ikan kecil yang hidup di kolam besar”.

Hingga separuh musim, Liverpool masih tertahan di posisi 12 klasemen, hanya lima tingkat di atas zona degradasi. Dari 20 pertandingan, mereka hanya tujuh kali menang dan mengalami sembilan kekalahan. Kondisi yang memburuk inilah yang membuat manajemen terpaksa mendepak Hodgson dari kursi kepelatihan akhir pekan lalu.

“Kami menghargai usaha Roy selama enam bulan ini, tapi klub menghendaki dia mundur dari posisinya sebagai pelatih,” kata John W. Henry, pemilik anyar Liverpool, seperti dikutip Liverpoolfc.tv.

Dalglish mengaku dirinya tak ragu untuk kembali menangani The Reds. “Suatu kebanggaan dapat kembali ke Liverpool, semoga lebih baik dengan hasil yang menyenangkan,” katanya pada Skysports.com.

“Bagiku ini merupakan sesuatu yang simpel. Apapun yang dikatakan orang, mereka berhak atas opini mereka, namun akulah yang memutuskan dan aku menginginkan yang terbaik buat diriku dan tim,” tambahnya. “Buatku ini merupakan perjalanan enam bulan ke depan yang fantastis.”

Pengangkatan Kenny juga mendapat dukungan dari Dirk Kuyt. Pemain asal Belanda ini menilai kehadiran Dalglish menggantikan Roy Hodgson mulai membawa dampak positif dalam tim.

“Ada hal besar yang terjadi di sini. Kami kedatangan legenda Liverpool. Dia adalah orang yang sangat berpengalaman dan dapat membawa dampak positif pada tim ini,” kata Kuyt seperti dilansir FIFA.com.

Baginya, kehadiran King Kenny dapat membawa dampak berarti dari segi mental para pemain. “Kenny adalah seorang legenda dan orang yang sangat penting bagi klub ini. Saya pikir itu akan banyak mengubah semuanya termasuk mengembalikan kami ke posisi yang tepat,” lanjutnya.
Baca entri selengkapnya »